Penyebab Dan Cara Pencegahan Ayam Aduan Penyakit Ngorok

Penyebab Dan Cara Pencegahan Ayam Aduan Penyakit Ngorok – Muncul suara yang aneh dari ayam aduan pasti membuat kita terasa terganggu. Karena kita pasti ingin ayam kesayangan kita sehat dan kuat dalam menjalani rutinitas harian, sebab kalau ayam aduan ngorok bagaimana bisa memenangkan sebuah pertandingan laga.

Penyebab Dan Cara Pencegahan Ayam Aduan Penyakit Ngorok

Seperti yang sudah kita tahu, bahwa penyakit ngorok membuat ayam aduan menjadi kesulitan untuk bernapas dan juga mudah lelah.

Penyebab Ayam Aduan Ngorok

Ngorok ialah salah satu jenis gangguan yang sering di alami oleh ayam aduan. Meskipun bisa disembuhkan, gangguan ini pastilah membuat kita sedikit ketakutan ketika akan menurunkan ayam aduan ke arena laga, terlebih kalau pertarungan tersebut memasang taruhan.

Ngorok sebenarnya disebabkan oleh lendir yang ada didalam tenggorokan dan sistem pernapasan ayam. Lendir ini membuat ayam kesulitan bernapas dan juga bisa membuat ayam bersin – bersin. Ada 3 penyebab ayam bangkok mengalami ngorok yaitu kandang yang kurang baik, perawatan yang kurang diperhatikan dan juga karena inveksi bakteri.

Lendir ini disebabkan oleh inveksi bakteri pada sistem pernapasan dan kerongkongan. Bakteri ini masuk ke kerongkongan lewat hidung dan mulut. Para ahli hewan biasanya menyebut penyakit ini dengan sebutan Chronic Respiratory Diseae. Ini adalah penyakit yang dikarenakan adanya bakteri yang merusak sistem pernapasan ayam aduan. Bakteri ini masuk lewat alat pernapasan ayam, jadi ngorok yang disebabkan oleh CRD ini bisa menular. Untuk pencegahan, sebaiknya pisahkan ayam yang ngorok di kandang khusus. Karena virus ngorok mudah menyebar melalui tempat makan, tempat minum dan udara.

1. Terserang Bakteri

Penyebab pertama yaitu virus masuk melalui mulut dan hidung ayam, kemudian menempel pada tenggorokan dan berakhir pada kantung udara ayam aduan. Dikantung udara inilah bakteri berkembang biak dengan sangat cepat, sehingga membuat sistem pernapasan ayam melemah dan mudah untuk terkena virus. Cara kerja bakteri ini adalah melemahkan tubuh ayam aduan, lalu bakteri/ virus tersebut mudah masuk ke dalam tubuh ayam. Maka gejala penyakit ngorok yang disebabkan oleh CRD diantaranya yaitu ayam terlihat lesu, sering bersin – bersin, selera makan ayam menurun, keluar lendir dari hidung, mata ayam berair, dan muka ayam pucat. Penyakit ini biasanya muncul ketika perubahan musim. Apabila ayam kesayangan terkena virus penyebab ngorok, anda harus sesegera mungkin memberikan Vaksin CRD. Sebab, vaksin ini ampuh sekali untuk menyembuhkan dan mencegah penyakit ngorok.

2. Kondisi Kandang yang Kurang Baik

Ngorok bukan hanya disebabkan oleh virus saja, tetapi juga bisa disebabkan oleh kandang ayam yang kurang terawat. Sehingga membuat suhu kandang ayam menjadi tinggi dan lembab yang membuat ayam aduan kesulitan bernapas.

3. Perawatan yang Kurang Di Perhatikan

Ayam bangkok yang ditarungkan lama dan tidak dikorok setelah bertarung juga bisa menjadi penyebab ayam bangkok terkena penyakit ngorok. Karena hal ini bisa memicu sistem pernapasan ayam yang mengakibatkan keluarnya lendir dan mengganggu pernapasan ayam aduan kesayangan.

Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ngorok pada ayam bangkok yang terlihat sehat adalah sering bersin – bersin ketika ayam makan maupun minum. Ayam aduan terlihat kelelahan dengan mulut yang terbuka disertai dengan suara – suara aneh dari tenggorokan ayam yang membuat ayam seakan – akan kehilangan susaranya. Dalam hal ini ayam tetap bisa berkokok, namun suaranya kecil sekali.

Baca Juga : Obat Ayam Pilek Yang Super Tok Cer Untuk Ayam Bangkok Kesayangan

Nah, demikianlah ulasan yang bisa kami sampaikan pada artikel kali ini. Semoga pembahasan diatas bisa menambah wawasan kita semua. Trima kasih

error: Terima Kasih

Agen Sabung Ayam Online